Psikosomatis terdiri dari dua kata, pikiran (psyche) dan tubuh (soma). Gangguan psikosomatis adalah penyakit yang melibatkan pikiran dan tubuh, di mana pikiran memengaruhi tubuh hingga penyakit muncul atau diperparah. Dengan kata lain, istilah gangguan psikosomatis digunakan untuk menyatakan penyakit fisik yang diduga disebabkan atau diperparah oleh faktor mental, seperti stres dan rasa cemas.
Bagaimana Pikiran Bisa Mempengaruhi Keadaan Tubuh Kita?
Contoh sederhana, saat kalian akan naik panggung atau mentas, kalian akan merasakan nervous berlebihan sehingga memicu perut kalian terasa mulas. Nah itu contoh kecilnya. Kalau bahasa kasarnya saya suka bilang otak kita itu lagi kusut, kerja sistem syarafnya jadi error dan sensitif sehingga memicu keluhan fisik yang beragam.
Keluhan fisik yang saya rasaran :
- Nyeri Dada - Ini yang susah, karena apabila keluhan ini datang pikirannya negative terus. DEBAR-DEBAR
- Sesak Napas, dada berasa penuh
- Dada panas ( Heartburn), bahkan sampai punggung berasa juga panas
- Pusing, seperti ingin jatuh / pingran / kehilangan kesadaran
- Mual, seperti masuk angin ingin muntah-muntah
- Keringat dingin sekujur tubuh, telapak tangan dan kaki kayak ES
- Tubuh seperti bergetar/gemetar padahal kalau dilihat dengan mata tidak ada getaran
- Suka kedutan didaerah muka
- Kembung dan sering buang angin dan sendawa
- Leher seperti susah menelan, seperti di ceci
- Ulu hati panas dan nyeri
- Lemas tak bertenaga dan tidak ada gairah hidup
- CEMAS all the time, sepanjang waktu
- Takut keluar rumah / beraktifitas
- Kulit terasa panas, seperti panas dalam
- Sering mimpi buruk
- Terbangun tiba2 saat tidur
Terus kita harus apa dong apabila mengalami keluhan fisik seperti di atas?
- Check Up ke dokter - Apabila hal ini sudah di lakukan dan tidak ada perubahan.
- Coba cari Second Opinion, coba cari kedokter spesialis penyakit dalam jangan ke dr.umum, atau ke dokter ahli pencernaan ,- KGEH itu loh titelnya kalau tidak salah.
- Lakukan medical check up, seperti Rontgen, Echo Jantung, Test Treadmill, Cek darah, Endoscopy, USG, dll
- Apabila semua hacia LAB baik dan dokter bilang tidak ada yang perlu di cemaskan, maka ada baiknya anda ke Psikiater. Karena yang sakit tuh OTAKNYA. Sakit otaknya bukan sinting gila or miring seperti anggapan banyak orang loh ya.
Berobat ke Psikiater mungkin masih sangat tabu buat orang di Indonesia ini, pasti kita langsung dapat tanggapan negatif, ih ngapain sih lo ke pskiater, lo tuh sehat. Udah gampang mikir aja positif ga usah panik-panik. Yaelahhhh mereka gampang biläng begitu, TAPI HELLO?! mereka tidak mengalami apa yang kita alami.
Yang tahu diri kamu ya kamu sendiri. So, ga usah mikirin or dengerin orang bilang apa.
Lakukan yang menurut kamu baik untuk kesehatan kamu.
SEHAT SELALU !!!
Don't let ur anxiety control your life !

Lalu, selanjutnya apakah km ke psikiater?
ReplyDeleteHi MBa Elisabeth, Iya saya ke Psikiater, dan rutin mengkonsumsi Obat. Saat ini saya bisa menjalani rutinitas saya sehari-hari walau kadang ada up and down nya.
DeleteSehat selalu Mba :)
Gak bahas tentang GERD lagi?
ReplyDeleteHalo Pixiearmour, Psikosomatis dan GERD sangat berhubungan. Apabila GERD yang tidak sembuh2 bisa jadi itu bagian dari Psikosomatis.
DeleteSilakan di konsultasikan terlebih dahulu, supaya lekas sembuh ya .
Salam Sehat Selalu :)
Hai mba.. umur sy 42th, mba ke dokter psikiater mana dan brp x mba hrs konsumsi obat dari psikiater, apakah bikin mba ngantuk ? Trimakasih mba..
ReplyDeleteHi Mba Sri, saya kontrol ke Dr. Andri, Spkj di Omni Alam Sutra beliau ahlinya nangain psikosomatis Mba. Ada masanya saya sangat susah untuk tidur bahkan untuk untuk tdr. Tapi ketika sudah masuk ke dalam tidur biasanya saya tidur cukup panjang. Nah keluhan ini bisa di sampaikan kepada Dr. Andri.
DeleteHai mba.. umur sy 42th, mba ke dokter psikiater mana dan brp x mba hrs konsumsi obat dari psikiater, apakah bikin mba ngantuk ? Trimakasih mba..
ReplyDeleteOh kalau untuk berapa lamanya tergantung kedisiplinan Mba Sri. Karena saya kalau sudah "sembuh" bandel lepas obat sendiri. Nanti kalau mulai muncul keluhan baru deh mulai lagi. Jadi saya agak panjang Mba. Dan ketika sudah sembuh, itu perjuangan buat mempertahankannya berat bgt. Ketika saya sudah sembuh saya byk dapat berita duka atau hal2 negatif lainnya, biasanya sedikit byk mempengaruhi kondisi saya Mba.
DeleteSemoga cpt sembuh ya Mba :)
Boleh tau nama obatnya mbak
DeleteSaya jg punya sakit GERD dan berobat di dokter Paulus ahli gastro di rumah sakit Abdi Waluyo, menteng, jakarta pusat. menurut saya walaupun agak mahal tp cukup membantu saya apabila saya normal di samping di kasih obat dokternya juga bisa menenangkan kita. Saya sudah berobat selama hampir 2 tahun dan jauh lebih baik walaupun belum sembuh total. Kadang suka kumat kalo telat makan atau salah makan. Semoga kita semua di berikan kesembuhan ya.
ReplyDeleteMbak waktu itu obat untuk mengatasi GERD bisa dicombine/diminum berbarengan dengan obat untuk mengatasi psikomatis?
ReplyDeleteMakasih Mbak
Sama. Saya sdh pernah sembuh selama 5 bulanan. Dan ketika ada masalah besar yg cukup menyita fikiran dan perasaan. Kambuh lagi. Padahal sebelumnya sdh sangat tenang. Sekarang msh suka kambuh nggk mbk??.. Ada yg bilang kl kena psikosomatis itu kita sendirilah dokternya,kita sendirilah yg bisa menyembuhkan. Intinya hrs jaga pola pikir.
ReplyDeleteApa sekarang sudah sembuh mbak sakit gerd ny?soalny sy jg begitu begitu divonis gerd suka parno,diresepin obat omeprazole dan sulcrafate tapi begitu obat habis muncul gejala gerd LG..apalagi klo agak emosi lngsung sesak dada ny?
ReplyDelete